Perancangan Enterprise Architecture Berbasis Service Menggunakan Zachman Framework: Studi Kasus PDAM Kota Sukabumi

Full Text Preview
Download PDF

Abstract

Sebagai perusahaan, PDAM bertanggung jawab memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Proses pelayanan pelanggan mencakup registrasi pelanggan, pencatatan angka meter, pengaduan pelanggan, pengajuan perubahan pelanggan, pembayaran rekening, monitoring jaringan pipa, pemeliharaan meter air sampai monitoring penerimaan dan tunggakan. Karena pertukaran data melibatkan bagian-bagian yang ada, maka perlu dibangun suatu integrator services yang mengintegrasikan semua aplikasi dan data. Untuk realisasi pengembangan Customer Services Information System dalam skala enterprise, maka terlebih dahulu harus dirancang Enterprise Architecture berdasarkan proses bisnis yang dimiliki PDAM terkait. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja Zachman sebagai acuan perancangan karena memiliki berbagai perspektif, yaitu: planner, owner, designer, builder, implementer dan worker. Penelitian ini menghasilkan model Customer Services Information System yang terdiri dari front-office system dan back-office system.

Keywords

Customer Services Information System enterprise architecture enterprise services kerangka kerja Zachman

References

Osvalds, Gundars, Definition of Enterprise Architecture: Centric Models for the System Engineers, TASC Inc., 2001
Electronic Industry Association, 2008
O’Rourke, C., Fishman, N., Selkow, W., Enterprise Architecture using Zachman Framework, Thomson Learning, 2003
Urbaczewski, Lise, “A Comparison of Enterprise architecture Frameworkâ€, Paper of Issues in Information System, Vol. 7, No. 2, 2006
Hay, David C., “Zachman Framework: An Introductionâ€, The Data Administration Newsletter, pp. 1-5, 1997

How to Cite

[1]
“Perancangan Enterprise Architecture Berbasis Service Menggunakan Zachman Framework: Studi Kasus PDAM Kota Sukabumi”, JTERA, vol. 1, no. 1, pp. 59–66, Jan. 2017, doi: 10.31544/jtera.v1.i1.2016.59-66.