Rancang Bangun Kursi Antropometri Portabel dengan Metode Function Analysis System Technique

Full Text Preview
Download PDF

Abstract

Pengukuran dimensi tubuh manusia (antropometri) sangat diperlukan untuk perancangan suatu produk, agar manusia dalam melakukan aktivitas selalu merasa nyaman. Untuk pengukuran dimensi tubuh manusia dapat menggunakan kursi antropometri. Permasalahan yang terdapat pada kursi antropometri yang ada saat ini adalah bentuknya yang kurang efektif, menghabiskan space untuk tempat menyimpannya, dan sulit untuk dipindahkan atau dibawa kemana-mana. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu adanya perancangan kursi antropometri yang menerapkan sistem portabel dalam perancangannya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kursi antropometri portabel dengan metode Function Analysis System Technique (FAST). FAST dalam perancangan produk digunakan untuk menentukan inovasi dan material dalam pembuatan kursi antropometri yang bersifat portabel. Sistem portabel di dalam perancangan kursi antropometri ini berfungsi pada cara membawa, mengemas, dan aspek peletakannya. Hasil dari diagram FAST menghasilkan perancangan kursi antropometri yang memiliki keunggulan dimana dapat mengakomodasi atribut kebutuhan dan penguatan respon teknis melalui pendefinisian fungsi primer dan sekunder yang lebih rinci. Terdapat enam bagian utama pada kursi antropometri dari hasil rancang bangun dengan pendekatan diagram FAST.

Keywords

rancang bangun FAST kursi antropometri portabel

References

S. Wignjosoebroto, Ergonomi, Studi Gerak, dan Waktu: Teknik Analisis untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja. Jakarta: PT. Guna Widya, 2008.
C. Lovato, C. Milanese, A. Giachetti, and C. Zancanaro, “3D Digital Anthropometry Using the BodyScan,†in International Conference on 3D Body Scanning Technologies, Lugono, Switzerland, 2010, pp. 256-263.
J. Klamkay, A. Sungkhapong, N. Yodpijit, and P. Petterson, “Anthropometry Of The Southern Thai Population,†International Journal of Ergonomics, vol 38, no. 1, pp. 111-118, 2008.
A. Widyanti, L. Susanti, I. Z. Sutalaksana, and K. Muslim, “Ethnic Differences in Indonesian Anthropometry Data: Evidence from Three Different Largest Ethnics,†International Journal of Industrial Ergonomics, vol. 47, no. 3, pp. 72-78, 2015.
S. Santoso, “Perancangan Ulang Kursi Antropometri Untuk Memenuhi Standar Pengukuran,†Jurnal Universitas Riau Kepulauan Batam, vol. 2, no. 2, pp. 81-91, 2014.
M. Hartono, “Indonesian Anthropometry Update For Special Populations Incorporating Drillis And Contini Revisited,†International Journal of Industrial Ergonomics, vol. 64, no. 2, pp. 89-101, 2018.
M. F. Rachmatullah, “Perancangan Antropometri Digital dengan Metode Pengolahan Citra sebagai Alat Bantu Pengukuran Dimensi Tubuh,†Skripsi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2016.
W. Lee, S. Yoon, and H. You, “Development Of A 3D Semi-Automatic measurement Protocol For Hand Anthropometric Measurement,†in Proceedings of The Human Factors of Ergonomics Society Annual Meeting, 2009, pp. 1780-1784.
M. Manduapessy, D. Yani, D. Nugroho, and N. Kristanti, Pengembangan Kemasan Produk Mie Instan "Alamie" Dengan Metode Value Engineering, Yogyakarta: Universitas Gajah Mada, 2018.
N. A. Buwono, Penerapan Value Engineering (VE) Sebagai Pemilihan Alternatif Pembuatan Kantong Tas Belanja Wanita Dengan Konsep Green Product, Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2017.

How to Cite

[1]
“Rancang Bangun Kursi Antropometri Portabel dengan Metode Function Analysis System Technique”, JTERA, vol. 5, no. 1, pp. 119–126, Jul. 2020, doi: 10.31544/jtera.v5.i1.2019.119-126.