Sistem Informasi Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Mental menggunakan Metode Certainty Factor
Abstract
Kesehatan mental adalah kondisi yang memungkinkan seseorang untuk hidup secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Mahasiswa sebagai individu dalam rentang remaja memiliki potensi mengalami gangguan kesehatan mental yang menyebabkan stres akademik, yaitu mengalami kondisi tertekan, banyak tuntutan, khawatir dengan ujian dan tugas kuliah. Dalam kegiatan perwalian tidak semua mahasiswa menyampaikan kondisi yang dirasakannya, sehingga tidak diketahui sejak awal kondisi yang mungkin dialami mahasiswa yang dapat mempengaruhi capaian stdinya. Dalam penelitian ini digunakan metode certainty factor untuk mengasumsikan derajat keyakinan seseorang pakar terhadap suatu nilai dan metode extreme programming dalam pengembangan sistemnya. Tujuannya dari penelitian ini adalah untuk membangun sebuah sistem deteksi dini gangguan kesehatan mental yang dapat digunakan secara mandiri oleh mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem memiliki nilai UAT 86.66% dan telah layak digunakan, perhitungan nilai dengan metode certainty factor telah sesuai dengan output yang dihasilkan oleh sistem, dan sistem dapat menunjukan mahasiswa prioritas yang memerlukan bimbingan tambahan atau perhatian khusus.
Keywords
Certainty Factor
Kesehatan Mental
Mahasiswa
Extreme Programming
UAT
References
J. Pengabdian et al., “Peningkatan Pengetahuan Tentang Gangguan Kesehatan Mental Pada Remaja,†JAPRI Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, vol. 01, no. 01, pp. 29–34, 2022.
N. Karisma, A. Rofiah, S. N. Afifah, and Y. M. Manik, “Kesehatan Mental Remaja dan Tren Bunuh Diri: Peran Masyarakat Mengatasi Kasus Bullying di Indonesia,†Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, vol. 3, no. 03, pp. 560–567, Jan. 2024, doi: 10.47709/educendikia.v3i03.3439.
N. M. Yusuf and J. M. Yusuf, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stres Akademik,†syche 165 Journal, vol. 13, no. 2, Jun. 2020.
M. S. Ningrum, A. Khusniyati, and M. I. Ni’mah, “Meningkatkan Kepedulian Terhadap Gangguan Kesehatan Mental Pada Remaja,†Communnity Development Journal, vol. 3, no. 2, pp. 1174–1178, Jun. 2022, [Online]. Available: www.psychologymania.com,
I. N. Khawarizmi, A. Triayudi, and I. D. Sholihati, “Diagnosa Depresi Pada Mahasiswa Menggunakan Metode Certainty Factor Dan Forward Chaining,†INTI Nusa Mandiri, vol. 14, no. 2, pp. 239–244, Feb. 2020, doi: 10.33480/inti.v14i2.1173.
A. Tasari, E. Anggiat, M. Simanjuntak, G. Christian, R. Mardianson Sinaga, and ] Program Studi, “Expert System For Diagnosing Mental Health Conditions In People Age 18-23 Years Using Certainty Factor And Forward Chaining,†Jurnal Teknologi Informasi, Komputer dan Aplikasinya, vol. 5, no. 2, pp. 173–182, Sep. 2023, [Online]. Available: http://jtika.if.unram.ac.id/index.php/JTIKA/
S. Maryana and D. Suhartini, “Implementasi Certainty Factor Untuk Diagnosa Penyakit Sapi,†CHAIN : Journal of Computer Technology, vol. 1, no. 1, 2023.
N. Nurdiana, A. Haryati, Whydiantoro, and A. Haryati, “Rancang Bangun Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Suasana Perasaan (Afektif) Menggunakan Metode Teorema Bayes Berbasis Android,†J-Ensitec, vol. 08, no. 01, pp. 582–591, Dec. 2021.
L. S. Ambarsari, W. Puspitasari, and A. Syahrina, “Module Design Of Landing Page And Payment On Pahamee Website About Mental Health Using Extreme Programming Method,†e-Proceeding of Engineering, vol. 8, no. 5, pp. 9636–9645, Oct. 2021.
N. A. Septiani and F. Y. Habibie, “Penggunaan Metode Extreme Programming Pada Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Publik,†Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON), vol. 3, no. 3, p. 341, Mar. 2022, doi: 10.30865/json.v3i3.3931.
M. Alda, C. Nayang, H. Prayoga, and A. P. Sari, “Pengembangan Aplikasi Kesehatan Mental Berbasis Mobile,†Teknika, vol. 19, no. 1, pp. 271–280, Dec. 2024.
I. Wahyudi and F. Alameka, “Analisis Blackbox Testing Dan User Acceptance Testing Terhadap Sistem Informasi Solusimedsosku,†Jurnal Teknosains Kodepena |, vol. 04, pp. 1–9, Aug. 2023.
R. S. Putra and Y. Yuhandri, “Sistem Pakar dalam Menganalisis Gangguan Jiwa Menggunakan Metode Certainty Factor,†Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi, pp. 227–232, Aug. 2021, doi: 10.37034/jsisfotek.v3i4.70.
F. Yehezkiel Raja Mangihut Marpaung, Z. Azmi, D. Suherdi, S. Informasi, and S. Triguna Dharma, “Sistem Pakar Mendeteksi Tingkat Depresi Dengan Menggunakan Metode Certainty Factor,†Jurnal Sistem Informasi TGD, vol. 1, no. 6, pp. 732–740, Nov. 2022, [Online]. Available: https://ojs.trigunadharma.ac.id/index.php/jsi
H. Sancaka, “Sistem Pakar Diagnosis Gangguan Depresi Menggunakan Metode Certainty Factor,†Teknologipintar.org, vol. 3, no. 2, p. 1, 2023.
How to Cite
[1]
“Sistem Informasi Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Mental menggunakan Metode Certainty Factor”, JTERA, vol. 9, no. 2, pp. 159–168, Mar. 2025, doi: 10.31544/jtera.v9.i2.2024.%p.
