Kajian Eksperimental Pemanfaatan Limbah Batu Kerajinan Sebagai Agregat Limbah Pada Beton

Full Text Preview
Download PDF

Abstract

Beton adalah material konstruksi yang diperoleh dari pencampuran pasir, kerikil/agregat kasar, semen serta air. Di sisi lain penggunaan kerikil yang merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui secara terus menerus sebagai bahan beton dikhawatirkan merusak lingkungan. Dalam mengatasi isu itu maka riset tentang konstruksi hijau (Green Construction) mulai digalakkan dengan salah satunya adalah pemanfaatan limbah batu kerajinan di Padalarang. Tujuan penelitian adalah mengetahui komposisi optimum agregat kasar dari limbah pada beton sehingga menghasilkan kuat tekan yang maksimum. Tahapan Pertama dalam penelitian ini adalah pengumpulan data selanjutnya adalah analisis Laboratorium meliputi uji sifat teknis material penyusun beton yang meliputi pasir , kerikil alami dan kerikil dari limbah batu kerajinan. Selanjutnya proses mix desain dimana penelitian dilakukan dengan 30 benda uji dengan komposisi antara split dan limbah adalah 100% : 0%, 80% : 20%, 60% : 40%, 40% : 60%, 20% : 80% dan 0 % :100 %, masing masing komposisi berjumlah lima benda uji. Pengujian meliputi berat jenis, kuat tekan dan modulus elastisitas beton. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan maksimum diperoleh pada proporsi 40% split dan 60% limbah yaitu 14.35 MPa. Modulus elastisitas maksimum diperoleh pada proporsi 20% split dan 80% limbah yaitu 18367.8 MPa.

Keywords

Kontruksi Hijau Limbah Batu Kerajinan Padalarang Beton

References

Satriani, S., & Bastomi, M. (2023). Tinjauan kualitas beton menggunakan abu batu limbah stone crusher sebagai substitusi parsial agregat halus. Jurnal Industrial Galuh, 3(01), 37–42. https://doi.org/10.25157/jig.v3i01.3003
Darmayasa, I. G. O. (2023). Penggunaan limbah batu cadas sebagai agregat kasar dalam campuran beton. Jurnal Ecocentrism, 3(2). https://doi.org/10.36733/jeco.v3i2.7311
Hapsari, R. N. A., Yuhanafia, N., Anggraini, N. K., Muna, Y. M., Istianti, M. A., & Zulfiqor, R. A. (2024). Infrastruktur ramah lingkungan dengan beton limbah batu bata Penggaron dan zat adiktif Sikament-NN. Jurnal Teknik Sipil, 17(1), 30–45. https://doi.org/10.56444/jts.v17i1.1585
Karimah, R., & Rusdianto, Y. (2020). Pemanfaatan limbah keramik sebagai agregat halus pada beton ramah lingkungan. Media Teknik Sipil, 19(1). https://doi.org/10.22219/jmts.v19i1.15386
Nabhan, D., Anisah, A., & Lenggogeni, L. (2023). Inovasi pemanfaatan limbah marmer sebagai substitusi agregat kasar untuk beton yang ramah lingkungan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3). https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.11217
Putri, S. M., & Romadhon, R. (2023). Pengaruh penambahan limbah serbuk besi dan serbuk kayu terhadap kuat tekan beton. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil, 8(1). https://doi.org/10.32832/komposit.v8i1.1475
Wilda, K., Nasution, M. A., & Sitanggang, E. S. Y. (2022). Pengaruh penggantian sebagian semen dengan limbah B3 las karbit terhadap kuat tekan dan kuat lentur beton. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Agregat, 2(1). https://doi.org/10.51510/agregat.v2i1.563
Fatwa, R., Handayani, N., & Faradila, A. (2024). Penggunaan limbah abu batu sebagai campuran pada agregat halus terhadap kuat tekan beton. Media Ilmiah Teknik Sipil, 12(2), 167–175. https://doi.org/10.33084/mits.v12i2.7427
Koesno, I., Pribadi, G., & Purba, T. F. (2022). Analisis kuat tekan beton menggunakan limbah batu bata sebagai pengganti sebagian agregat kasar. Jurnal Sipil Krisna, 8(2), 68–80. https://doi.org/10.61488/sipilkrisna.v8i2.16
Puspitasari, I. P., Maulana, Q. D., & Prasetyo, D. A. (2023). Studi eksperimental beton dari limbah abu batu sebagai substitusi pasir alami. Jurnal Teknik Sipil, 13(1), 30–35. https://doi.org/10.36546/tekniksipil.v13i1.96
Lumenta, H., Bintoro, S. T., Widianto, D., & Suseno, W. (2021). Pengaruh substitusi sebagian agregat halus dengan abu batu dan penambahan fly ash terhadap kuat tekan beton. G-Smart, 3(1), 28. https://doi.org/10.24167/gs.v3i1.1765
Astariani, N. K., Salain, I. M. A. K., Sutarja, I. N., & Widiarsa, I. B. R. (2021). Mechanical properties and microstructure of geopolymer binder based on umeanyar slatestone powder. Civil Engineering and Architecture, 9(6), 1698–1716. https://doi.org/10.13189/cea.2021.090604
Bere, M. D., Simanihuruk, B., & Dewita, H. (2022). Analisis kuat tekan dan kuat tarik belah pada beton busa dengan pemakaian pasir abu batu sebagai agregat halus. Jurnal Kajian Teknik Sipil, 6(2), 1–10. https://doi.org/10.52447/jkts.v6i2.5206
Astariani, N. K., Sudika, I. G. M., & Budiarta, I. W. (2024). Mechanical properties and microstructure of concrete using Umeanyar slate stone powder as a filler. AIP Conference Proceedings, 3110.
Sekarini, D., Sunarsih, E. S., & Siswanto, B. (2020). Pengaruh serbuk keramik sebagai pengganti agregat halus dan abu terbang (fly ash) sebagai pengganti 15% berat semen terhadap kuat tarik belah dan porositas pada beton. Indonesian Journal Of Civil Engineering Education, 5(2), 27. https://doi.org/10.20961/ijcee.v5i2.43485

How to Cite

[1]
“Kajian Eksperimental Pemanfaatan Limbah Batu Kerajinan Sebagai Agregat Limbah Pada Beton”, JTERA, vol. 10, no. 2, pp. 9–16, Jan. 2026, doi: 10.31544/jtera.v10.i2.2025.9-16.